Bahasa Indonesia Bahasa Dunia
BAHASA INDONESIA BAHASA DUNIA
π 1. Sejarah: Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Nusantara
(Artikel ini adalah gambaran singkat dari perjalanan panjang bahasa Indonesia)
Bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu, yang sejak abad ke-7 menjadi lingua franca di Nusantara. Pada masa Kerajaan Sriwijaya, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa kenegaraan. Bukti penggunaan bahasa Melayu dapat ditemukan dalam prasasti Talang Tuo di Palembang dan prasasti Karang Brahi di Jambi .
2. Kongres Bahasa Melayu dan Asal Bahasa Melayu
Pertemuan Awal di Riau
Pada tahun 1926, di Riau, tepatnya di Pulau Penyengat, diadakan Kongres Pemuda Indonesia I. Kongres ini dihadiri oleh tokoh-tokoh pergerakan dari berbagai daerah, termasuk Riau. Mereka sepakat untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini menjadi landasan penting bagi penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Indonesia.
π Kongres Pemuda Indonesia I (1926)
Kongres Pemuda Indonesia I diadakan pada tanggal 2 Mei 1926 di Pulau Penyengat, Riau. Dalam kongres ini, para pemuda dari berbagai daerah sepakat untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini kemudian dikukuhkan dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 di Jakarta, yang menyatakan:
“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”
Dengan demikian, bahasa Melayu yang digunakan di Riau menjadi dasar bagi bahasa Indonesia yang kita kenal sekarang.
π Bahasa Melayu Riau sebagai Dasar Bahasa Indonesia
Bahasa Melayu Riau dipilih sebagai dasar bahasa Indonesia karena memiliki ciri khas yang mudah dipahami dan digunakan oleh berbagai suku bangsa di Nusantara. Selain itu, bahasa Melayu Riau juga telah digunakan sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan dan pemerintahan di wilayah tersebut.
Dengan demikian, pertemuan di Riau pada tahun 1926 dan keputusan dalam Sumpah Pemuda 1928 menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
(Awal perpecahan)
Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu (KBPM) pertama kali diadakan pada tahun 1952 di Singapura, yang dihadiri oleh cendekiawan Melayu dari berbagai negara. Kongres ini bertujuan untuk menyatukan badan bahasa dan menetapkan penggunaan tulisan Rumi sebagai standar .
π€ 3. Sumpah Pemuda: Bahasa Persatuan
Pada 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia mengikrarkan Sumpah Pemuda yang menyatakan:
“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”
Sumpah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan bangsa .
π️ 4. Kongres Bahasa Indonesia: Merawat Bahasa Bangsa
Kongres Bahasa Indonesia pertama kali diselenggarakan pada tahun 1938 di Solo, sepuluh tahun setelah Sumpah Pemuda. Kongres ini bertujuan untuk memperingati Sumpah Pemuda dan membahas perkembangan bahasa dan sastra Indonesia .
✍️ 5. Ejaan yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa perubahan sejak awal abad ke-20. Ejaan van Ophuijsen (1901) digantikan oleh Ejaan Republik (1947), kemudian Ejaan Baru (1972), dan terakhir Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang berlaku dari tahun 1972 hingga 2015. Pada tahun 2022, EYD kembali diberlakukan menggantikan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) .
πΆ 6. Bahasa Ibu: Fondasi Komunikasi
Bahasa ibu adalah bahasa pertama yang dikuasai seseorang sejak lahir melalui interaksi dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Bahasa ini menjadi dasar dalam proses komunikasi dan pembelajaran .
π 7. Bahasa Serapan: Warisan Global
Bahasa Indonesia kaya akan kata serapan dari berbagai bahasa asing, seperti Belanda, Inggris, Arab, dan Portugis. Proses penyerapan ini memperkaya kosakata bahasa Indonesia dan mencerminkan pengaruh budaya asing dalam kehidupan sehari-hari .
π Persebaran Bahasa Melayu hingga Madagaskar dan Hawaii
Bahasa Melayu adalah bagian dari rumpun bahasa Austronesia yang sangat luas penyebarannya. Rumpun bahasa ini membentang dari Taiwan di utara hingga Selandia Baru di selatan, dan dari Madagaskar di barat hingga Hawaii di timur..
π️ Madagaskar
Di Madagaskar, terdapat kelompok etnis Merina yang menggunakan bahasa yang termasuk dalam cabang bahasa Austronesia, serupa dengan bahasa-bahasa yang digunakan di Nusantara .
πΊ Hawaii
Hawaii, yang merupakan bagian dari Amerika Serikat, juga memiliki kaitan linguistik dengan bahasa Melayu melalui rumpun bahasa Austronesia. Bahasa-bahasa Polinesia, termasuk yang digunakan di Hawaii, berasal dari bahasa Proto-Malay-Polynesian yang juga merupakan bagian dari rumpun Austronesia .
Bagaimana bahasa Melayu modern sekarang?
π£️ Pembelajaran Bahasa Indonesia di Berbagai Negara
Bahasa Indonesia semakin dikenal dan dipelajari di berbagai belahan dunia. Hingga akhir tahun 2024, tercatat sekitar 198.000 pembelajar Bahasa Indonesia di 56 negara melalui program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) .
π Negara-Negara dengan Program Studi Bahasa Indonesia
Beberapa negara yang menawarkan program studi Bahasa Indonesia di universitas-universitas terkemuka antara lain
Australia: Universitas seperti University of Queensland dan Western Sydney University menawarkan program Bahasa Indonesia.
Inggris: School of Oriental and African Studies (SOAS) di London memiliki jurusan Bahasa Indonesia .
Belanda: Beberapa universitas di Belanda menawarkan program Bahasa Indonesia, mengingat hubungan sejarah antara kedua negara.
Amerika Serikat: Harvard University dan beberapa universitas lainnya menawarkan mata kuliah Bahasa Indonesia .
Jepang dan Korea Selatan: Universitas-universitas di kedua negara ini juga menawarkan program studi Bahasa Indonesia, didorong oleh hubungan ekonomi dan budaya yang erat dengan Indonesia .
Dengan semakin luasnya persebaran bahasa Melayu dan meningkatnya minat terhadap Bahasa Indonesia di dunia, kita dapat melihat betapa pentingnya bahasa ini sebagai jembatan komunikasi antarbangsa. Hal ini juga menunjukkan bahwa bahasa kita memiliki daya tarik dan relevansi global yang patut dibanggakan.
Komentar
Posting Komentar